VIXI Band

Jumat, 04 Oktober 2013

TITANIUM ART Dukung JOSH di AFI 2013

TITANIUM ART sebagai tempat penciptaan lagu dan aransement yg berlokasi di bandung.Awalnya titanium art didirika oleh beberapa musisi :Rangga SSN ,Akbar Natsir(argha), sendy tanratu,agha amd
Para musisi ini berbekal ilmu musik yg  telah diperdalamnya pada sebuah perguruan tinggi musik di bandung yg bertujuan mengabdikan ilmu musiknya dimasyaraka/
Degan perkembangan musik ditanah air ,Titanium art adalah sebuah fasilitas bagi para musisi untuk mendapatkan sebuah fasilitas bagi para musisi untuk medapatkan karya/lagu dalam menunjang karir didunia musik indonesia...dimana  titanium art  memfasilitasi lagu untuk semua genre musik,jingle ,soundtrack,march instansi dll.

Keluarga besar TITANIUM Art juga merekomedasikan pada masyarakat indonesia dan makassar pada khususnya ,untuk mendukung sahabat titanium art : Joshua S. (JOSH) untukr menjadi juara AFI 2013.

Tabe’ daeng dan ade’2.... Mariki semua dukung sahabatta di’ dan janganki lupa doata juga >>ujar salah satu putra daerah kota makassar “argha Vixi“ (Akbar Natsir)

Sabtu, 06 April 2013

VIXI - Permainkanku (Chord Guitar)


C                             D
hari ini kau sayangi aku
Bm                         Em
minggu nanti kau dustai aku
C                             Cm         G
tak puaskah kau hancurkan aku
G             Em                         
hanya membisu . . .
D
melihat perbuatan kamu
C
mendustaiku . . .
G
betapa hancurnya . .
Em
hati ini . . .
D
kau dustaiku . .  .
C
berkali-kali . .
C                             D
indahnya di saat bersama . ..
Bm                         Em
kita masih seperti yg dulu . .
C                             D
saling menyayangi mencintai . .
G
kasih . .




C                             D
hari ini kau sayangi aku
Bm                         Em
minggu nanti kau dustai aku
C                             D             G
tak puaskah kau hancurkan aku

#intro  C  D  C  D  C  D

C                             D
hari ini kau sayangi aku
Bm                         Em
minggu nanti kau dustai aku
C                             D             G
tak puaskah kau hancurkan aku

C                             D
hari ini kau sayangi aku
Bm                         Em
minggu nanti kau dustai aku
C                             D             G
tak puaskah kau hancurkan aku
C                             D
hari ini kau sayangi aku
Bm                         Em
minggu nanti kau dustai aku

VIXI - KITA HARUS BERPISAH (Chord Guitar)


D                          A
Tak seharusnya kucintai dirimu
Bm                      A
karena engkau kekasih sahabatku
G                        
mungkin inilah jalanku
D
mungkin inilah takdir kita
Em                      A
aku harus meninggalkanmu
D                          A                            
walaupun ini sangatlah menyakitiku
Bm                      A
hatiku akan slalu mendambamu
G                        
meskipun kita tak rela
D
meskipun kita tak sanggup
Em                      A
kita harus berpisah
G                         A
aku yakin ini jalan terbaik
D
untuk kita berdua
A                          Bm
untuk kita berdua
G                        
walau perih
A
kita harus jalani
D                         
demi persahabatan
A                          Bm
aku dengan dirinya
G                         A
maafkanlah aku

G                         A
aku yakin ini jalan terbaik
D
untuk kita berdua
A                          Bm
untuk kita berdua
G                        
walau perih
A
kita harus jalani
D                         
demi persahabatan
A                          Bm
aku dengan dirinya

G                         A
aku yakin ini jalan terbaik
D
untuk kita berdua
A                          Bm
untuk kita berdua
G                        
walau perih
A
kita harus jalani
D
kita harus berpisah


Senin, 21 Mei 2012


Grub Linux hilang gara-gara setelah install Windows? ini solusinya!
zen December 15, 2011 7 Comments »

Ini cerita saya yang pertama kali menggunakan OS Linux dan sebelumnya saya pengguna Windowsbajakan   . Setelah Windows bajakan saya bermasalah otomatis saya melakukan install ulang Windowsbajakan.Setelah selesai Intall ternyata Grub LINUX saya hilang.Saya jelaskan sedikit tentang permasalahan dan apa sih Grub itu?? Linux / Ubuntu/BlankOn/Debian/sejenis pinguin memiliki boot loader yang disebut dengan Grub ( GRand Unified Bootloader ). Kurang lebih grub adalah menu di awal booting laptop/PC kita. Isinya untuk memilih OS mana yang akan kita gunakan untuk booting. ( Dengan catatan kita memiliki lebih dari 1 OS ). Masalahnya, Grub milik Windows, tidak bisa memunculkan menu untuk booting BlankOn saya, sedangkan Grub milik Ubuntu lengkap..bisa memunculkan semua OS yang terinstall di PC/Laptop saya. ( Pengalaman saya menggunakan 3 OS, semua bisa muncul di menu Grub ubuntu)
Dibawah ini akan dipaparkan bagaiman cara mengembalikan grub Linux yang hilang setelah tertimpa windows
caranya :
Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu). Cara mengubah urutan booting (boot priority) pada BIOS bisa dicari sendiri lewat google.
Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).
Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.
Setelah berhasil masuk ke Ubuntu, buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+F2).
kemudian, muncul menu di terminal.


### lihat partisi kita dengan perintah sudo fdisk -l :

Disk /dev/sda: 10.0 GB, 90026361856 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 9729 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x996e996e

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 2550 20482843+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 2551 6559 32202292+ f W95 Ext’d (LBA)
/dev/sda5 2551 5100 20482843+ b W95 FAT32
/dev/sda6 5101 6316 9767488+ 83 Linux
/dev/sda7 6317 6559 1951866 82 Linux swap / Blankon

# Sekarang ketik sudo mount -t ext4 /dev/sda6 /mnt/. CATATAN: sda6 adalah nama partisi Linux di laptop saya. Anda bisa menggantinya sesuai dengan nama partisi Linux di komputer Anda.

# Ketik sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
# Ketik sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
# Ketik sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/
# Ketik sudo chroot /mnt/ /bin/bash
# Ketik grub-install /dev/sda. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
# Ketik grub-install /dev/sda6. Hasilnya muncul pesan seperti ini:
grub-setup: warn: Attempting to install GRUB to a partition instead of the MBR. This is a BAD idea.
grub-setup: warn: Embedding is not possible. GRUB can only be installed in this setup by using blocklists. However, blocklists are UNRELIABLE and its use is discouraged.
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
# ketik update-grub. Hasilnya seperti di bawah ini:
Generating grub.cfg …
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.31-14-generic
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.31-14-generic
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin
Found Microsoft Windows 7 on /dev/sda2
done

# ketik sudo grub
- root@ubuntu:/boot# grub

# setelah masuk ke grub editor, untuk melihat urutan partisi kita, ketik geometry (hd0);
- grub> geometry (hd0);
geometry (hd0)
drive 0×80: C/H/S = 9729/255/63, The number of sectors = 156301488, /dev/sda
Partition num: 0, Filesystem type unknown, partition type 0xaf
Partition num: 1, Filesystem type is fat, partition type 0xc
Partition num: 3, Filesystem type is fat, partition type 0xb
Partition num: 5, Filesystem type is ext2fs, partition type 0×83
Partition num: 6, Filesystem type unknown, partition type 0×82
Partisi ubuntu saya di num 5 linux, lalu saya ketik:
- grub> root (hd0,5);
lalu untuk menjadikan GRUB Loader-nya berada di MBR, saya ketik;
- grub> setup (hd0)

Jika berhasil akan muncul kata-kata Alhamdulillah dari dalam hati anda  

Rabu, 09 Mei 2012



Sistem Penjendelaan (Windows)
v  Pengertian Window
Secara Umum jendela ( windows ) adalah bagian dari layar yang digunakan untuk menampilkan suatu informasi pada satu atau lebih jendela ( windows ) , Informasi yang diberikan berupa informasi tekstual maupun grafis. Dalam menunjukan suatu daerah yang digunakan dalam menampilkan suatu informasi, biasanya daerah yang berupa persegi panjang akan di batasi dengan garis pembatas dengan berbagai ketebalan yang berbeda.
Tujuan Sistem penjendelaan adalah menunjukkan daerah yang digunakan untuk menampilkan berbagai infromasi baik sendiri- sendiri ataupun bersama sama, ke dalam bagian layar yang tidak saling mempengaruhi
Pada sistem jendela yang mempu menampilkan lebih dari sebuah jendela , pengguna seolah-oleh sedang bekerja dengan sebuah komputer, namun mempunyai banyak layar pada tampilan. Sebagai contoh adalah jendela dua dimensi yang di gunakan pada microsoft windows , dimana pada jendela tersebut kita dapat melihat sejumlah informasi secara bersama sama.

v  Pemanfaatan/ Funsi sistem penjendelaan
Tugas-tugas yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan sistem penjendelaan adalah :
·         Penampilan lebih banyak informasi. Dengan sistem penjendelaan seorang pengguna dapat menampilkan sejumlah informasi yang berbeda pada masing-masing jendela. Sehingga pada saat yang bersamaan pengguna dapat melihat berbagai informasi berbeda satu sama lain.
·         Pengaksesan banyak sumber informasi. Karena sistem penjendelaan dapat menampilkan sejumlah informasi berbeda, masing-masing pada jendela yang berbeda dengan waktu yang sama, maka secara bersamaan pengguna dapat mengakses sumber informasi yang berbeda, Informasi2 tersebut dapat berupa informasi numerik, alphanumerik, maupun informasi grafis yang dapat dihasilkan oleh berbagai macam perangkat lunak.
·         Pengkombinasian berbagai sumber informasi. Tugas ini berkaitan erat dengan tugas kedua yaitu karena pengguna dapat mengakses berbagai informasi dari berbagai sumbernya, maka ia juga dapat mengkombinasikan sumber-sumber informasi untuk mendapatkan satu kesatuan informasi yang bulat (contoh Harvard Graphics dengan mudah dapat disatukan dengan teks yang ditulis menggunakan Microsoft word.)
·         Pengontrolan bebas atas sejumlah program. Pengguna dapat membuka sejumlah program aplikasi secara bersama-sama.
·         Pengingatan. Mengingatkan waktu yang digunakan dalam hal-hal tertentu, contohnya ketika kita sedang bekerja dengan komputer, kadang-kadang kita tidak ingat waktu.
·         Command context/active form. Jendela dapat berfungsi untuk menampilkan indikasi adanya command context. Dengan sistem penjendelaan ini pengguna dapat menyajikan berbagai perintah dan tombol-tombol yang mempunyai interpretasi yang berbeda-beda.
·         Penyajian jamak. Jendela-jendela yang ada di dalam suatu sistem penjendelaan, khususnya yang menggunakan jendela dua dimensi dan dua setengah dimensi, dapat digunakan untuk menampilkan berbagai informasi dari sebuah program yang sedang dieksekusi. Dengan cara seperti ini pengguna dapat memperoleh informasi yang lebih banyak dan lengkap.

v  Jenis Jenis Jendela Windows
Jenis Jenis Jendela Windows dapat di kelompokkan menjadi 4 kelompok, dimana fungsi dan kegunaannya dapat berbeda satu sama lain , jenis jenis jendela windows adalah :
a.       Jendela TTY ( TeleTYpe atau TeleTypewriter )
Jendela TTY ini adalah jendela yang paling dasar dan sederhana, pada jendela ini informasi yang ditampilkan terkesan apa adanya, karena sebuah jendela TTY hanya terdiri dari sebuah jendela yang memiliki fasilitas pemindahan halaman ( Scrolling ) , secara otomatis dan bekerja pada satu arah saja, Dalam jendela ini , pengguna dapat mengetikkan suatu perintah pada bagian bawah layar yang tampilan dan komputer akan memberikan tanggapan yang juga di tunjukan pada bagian dari bawah layar tampilan tersebut
Pada Jendela TTY ini ciri khas utaman nya adalah ketika kursor sudah berada pada satu baris, maka kursor tersebut tidak dapat di pindahkan ke baris sebelumnya atau di atasnya ( dengan mengaggap bahwa arah pemindahan halaman adalah kebawah dan begitu seterusnya ) .
Contoh sederhana dari jendela TTY adalah jendela ( tampilan ) pada saat anda berada pada dot prompt. Autocad ( khusunya pada versi lama ) dll.


 b.      Jendela Time Multiplexed Windows.
Pemikiran yang mendasari digunakannya Time Multiplexed windows adalah bahwa layar tampilan merupakan sumber daya yang bisa di gunakan secara bergantian oleh sejumlah jendela pada waktu bersamaan
Jenis Jendela yang dapat digeser ( scrollable windows ) dan frame – ar – a – time windows. Jendela yang dapat digeser, yang biasanya diterapkan untuk berbagai teks editor, dengan di lengkapi fasilitas pengeser jendela secara otomatis maupun manual yang dapat di kontrol dengan mengaktifkan tombol tombol tertentu .
Frame-at-a-time windows banyak di terapkan pada menu tarik yang biasanya merupakan pilihan-pilihan yang ada di kelompokkan berdasar aturan tententu sesuai dengan yang diinginkan pemogram, atau hasil kompromi antara pengguna dengan pemogram ( yaitu tidak adanya dua atau lebih kelompok jendela pada tingkat yang sama muncul secara bersamaan, tetapi kelompok-kelompok yang berada pada tingkat yang berbeda )

          c.       Space Multiplexed windows
Pada lebar layar dibagi-bagi menjadi beberapa jendela dengan berbagai ukuran yang bervariasi, dan dapat di tentukan berdasarkan ketergantungan antara satu jendela dengan jendela lain tergantung dari model jendela yang di inginkan yaitu :
-          Apakah satu jendela diletakkan diatas jendela lain
-          Apakah masing masing jendela bisa di ubah ukurannya
Dalam jendela ini, jendela di kelompokkan menjadi jendela satu dimensi, dua dimensi dan jendela dua setengah dimensi
·         Jendela satu dimensi : Jendela ini layar dapat dibagi beberapa bagian baik secara vertikal maupun horizontal, dan masing masing dapat di ubah bentuk dan ukurannya ( contoh adalah pemakaian pada jendela word perfect versi DOS, Lotus 123, serta jenis jendela pada perangkat lunak bravo   ) – namun jendela tidak dapat saling tumpang tindih
·         Jendela dua dimensi  :  Jendela dimana layar lebar dapat dibagi menjadi beberapa bagian jendela baik secaraq vertikal maupun horizontal sehingga seolah-olah membentuk tabel dari beberapa buah jendela, meskipun layar bisa dibagi-bago ke arah vertikal maupun horizontal namun tidak dapat tumpang tindih pula, contoh jendela dua dimensi adalah pada perangkat lunak cedar
·         Jendela tiga dimensi  : Pada prinsipnya sama dengan jendela dua dimensi, namun kelebihanya jendela yang satu ini dapat tumpang tindih tanpa menggangu informasi yang ada pada jendela jendela lainnya ( Microsoft Windows 95 ). Dan pada jenis jendela ini merupakan jenis jendela yang saat ini paling banyak di jumpai di pasaran perangkat lunak, karena banyak di terapkan pada berbagai progran-program aplikasi 

d.    Jendela Non Homogen
 Jendela Non Homogen adalah jenis jendela yang tidak dapat di kelompokkan pada jenis jendela di atas, dua dari beberapa jendela homogen adalah jendela ikon dan zooming windows. Pada zooming windows, pengguna dapat melihat bagian tertentu dari obyek yang diamati secara lebih terinci, karena jendela ini dapat di perbesar maupun di perkecil sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.



v  Pertimbangan Teknis
Dalam penggunaan sistem penjendelaan perlu dipertimbangkan:
1.     sistem memori utama harus besar
2.    harus menggunakan adapter grafik.
Sebagai contoh :
Pengoperasian informasi tekstual, elemen terkecilnya adalah karakter yang setiap karakternya memerlukan 1 byte, sehingga layar komputer yang mempunyai resolusi 80 kolom dan 25 baris tidak akan memerlukan memori yang besar, sebaliknya pada informasi grafis, elemen terkecilnya adalah piksel, satu piksel dapat disajikan 1 bit (2 warna), 2 bit (4 warna), 4 bit (16 warna), 8 bit (256 warna) dst., sehingga jika menginginkan informasi grafis yang cacah warnanya banyak maka setiap pikselnyapun harus disajikan dalam cacah bit yang besar pula.
Pada hal resolusi layar tampilan dapat bervariasi, misalnya 320 piksel X 200 piksel. 640 piksel X 2000 piksel, 1024 piksel X 768 piksel dan seterusnya. Dimisalkan kita memilih resolusi 1024 piksel (kolom) X 768 piksel (baris) dan mempunyai 256 warna, yang berarti satu piksel memerlukan 8 bit atau 1 byte, sehingga, adapter grafik yang diperlukan harus mempunyai memori minimal sebesar 1024 X 768 X 1 byte = 786432 byte = 768 kbyte.
Salah satu kunci keberhasilan dalam penerapan sistem penjendelaan adalah besarnya memori yang ada didalam komputer yang kita pakai, semakin besar memori yang dimiliki oleh suatu sistem komputer, maka sistem penjendelaannya akan semakin cepat dikerjakan.








Referensi :

Sabtu, 24 Maret 2012


SEJARAH LINUX

Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer. Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan bagi merujuk kepada keseluruhan edaran Linux (Linux distribution), yang selalunya disertakan program-program lain selain Sistem Pengoperasian. Contoh-contoh program adalah seperti Server Web, Bahasa Pengaturcaraan, Basis Data, Persekitaran Desktop (Desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan suite kantor (office suite) seperti OpenOffice.org. Edaran-edaran Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi kepopuleran, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang propritari (proprietary) dan mula menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa kasus.
Linux menyokong banyak Perkakasan Komputer, dan telah diguna di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi sampai Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) (seperti Telefon Mudahalih dan Perekam Video pribadi Tivo).
Pada mulanya, ia dibuat dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini Linux telah mendapat sokongan dari perusahaan besar seperti IBM, dan Hewlett-Packarddan perusahaan besar lain. Para penganalisa menujukan kejayaannya ini disebabkan karena Linus tidak bergantung kepada vendor (vendor-independence), biaya perkakasan yang rendah, dan kepantasannya berbanding versi UNIX proprietari, serta faktor keselamatan dan kestabilannya berbanding dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pembangunan sumber terbuka.

v  Sejarah

Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai hobi oleh pelajar universitas Finland Linus Torvalds yang belajar di Universitas Helsinki, untuk membuat kernel Minix yang bebas dan dapat sunting. (Minix adalah projek pelajaran menyerupai UNIX direka untuk mudah dan bukannya untuk kegunaan perniagaan.) Versi 0.01 dikeluarkan ke Internet pada September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991.
Berikutnya, beribu-ribu penulis program sukarelawan seluruh dunia telah menyertai projek ini.
Sejarah sistem pengoperasian berdasarkan Linux berkaitan arat dengan projek GNU, projek program bebas terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Projek GNU bermula pada 1983 untuk membuat sistem pengoperasian seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembangunan dan seterusnya — dikarang sepenuhnya dengan Program Bebas. Pada 1991, apabila versi pertama kerangka Linux ditulis, projek GNU project telah menghasilkan hampir kesemua komponen sistem ini — kecuali kernel. Torvalds dan pembangun kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem Pengoperasian yang cukup berfungsi. Oleh itu, Linux melengkapkan ruang terakhir dalam rancangan GNU.
Walaupun kernel Linux dilisensikan di bawah GNU General Public License, ia bukannya sebesar dari projek GNU.
Tux, seekor Penguin, merupakan logo dan maskot bagi Linux. Linux adalah tandaniaga (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai “Program sistem pengoperasian komputer bagi penggunaan komputer dan operasi”. Tandaniaga ini diletak setelah berlaku suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mula menghantar surat kepada para pengedar Linux yang megklaim tandaniaga Linux adalah kepunyaannya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para pengedar Linux mulai mendorong agar tandaniaga yang asal diberi kepada Linus Torvalds. Perlisensian tandaniaga Linux sekarang dikendali oleh Linux Mark Institute.
v  Distribusi Linux
Terdapat banyak edaran atau distribusi Linux (lebih dikenali sebagai Distro), yang dibuat oleh individu, grup, dan lembaga lain. Masing masingnya mungkin disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem dalam komputer baru.
Inti bagi setiap edaran Linux adalah Kernel Linux, koleksi program dari projek GNU (atau projek lain), shell, dan aturcara utiliti seperti pustaka (libraries), Kompiler, dan Pengedit (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utiliti yang bukan-GNU, bagaimanapun utiliti tersebut dapat diasingkan dan masih menyediakan sistem ala-Unix. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan Sistem Tetingkap-X (X-Window System). X menyediakan Antaramuka Grafik (GUI) yang asas bagi sistem Linux.
v  Aplikasi Sistem Pengoperasian berdasarkan Linux
Pengguna Linux, yang secara tradisinya perlu memasang dan melakukan konfigurasi terhadap sistem sendiri, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut “hacker” atau “geek”. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna dan makin luasnya pengguna edaran Linux. Linux telah membuat pencapaian yang agak baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus. Contohnya, mesin render gambar, dan servis web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer “desktop”.
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP,Python. LAMP telah mencapai kepopuleran yang luas di kalangan pembangun Web.
Linux juga sering digunakan sebagai Sistem Pengoperasian Benam. Biaya Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti Simputer, yaitu komputer biaya rendah yang disasarkan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara Membangun.
Dengan Persekitaran Desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan Antarmuka Pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows dari Antarmuka Baris Arahan seperti Unix. Justru itu, lebih banyak program grafik dapat didapati pada Linux, yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utiliti komersil.
v  Pasaran serta dapat pakai
Linux yang pada awalnya hanya merupakan sistem pengoperasian yang digunakan oleh peminat omputer, telah menjadi sistem yang lebih Ramah-pengguna, dengan antaramuka grafik yang berbagai macam aplikasi yang lebih mirip sistem pengoperasian konsumer lain, dari baris arahan Unix. Namun kesan ini telah menimbulkan kritikan ramai, termasuk dari penyokong Linux. Mereka berpendapat bahwa Linux dan projek program bebas masih belum mencapai faktor ke’dapatpakai’an yang memuaskan. Persoalan tentang ke’dapatpakai’an Linux berbanding Windows atau Macintosh masih menjadi isu perdebatan yang hangat. Pasaran Linux dalam komputer “desktop” masih agak kecil tapi semakin berkembang. Menurut Lembaga Penyelidikan Pasaran IDC, besar pasaran bagi Linux pada tahun 2002 adalah 25% bagi pasaran server, dan 2.8% bagi pasaran Komputer pribadi.
Bagi mereka yang hanya biasa menggunakan Windows atau Macintosh, Linux mungkin kelihatan lebih sukar disebabkan perbedaan dalam melakukan berbagai kerja komputer. Dan lagi, lebih mudah untuk mencari sokongan teknis bagi Windows atau Mac OS dibandingkan Linux. Tambahan lagi, secara lazimnya pengguna perlu menukar program yang sering digunakan, disebabkan program tersebut tidak didapati dalam Linux (atau pilihan yang agak terbatas, terutamanya permainan komputer). Faktor lain adalah sifat ragu-ragu pengguna yang merasa susah untuk melepaskan sistem pengoperasian mereka (banyak pengguna masih menggunakan versi Windows yang lama). Selain itu, kebanyakan komputer didatangkan dengan Windows sedia dipasang (preinstalled). Faktor-faktor ini menyebabkan perkembangan Linux yang agak lambat.
Walau bagaimanapun, kelebihan Linux seperti biaya rendah, sekuritas yang lebih aman, dan tidak bergantung pada vendor, telah menggalakkan penggunaan yang meluas di kalangan koperasi dan kerajaan. Dalam situasi ini, halangan yang disebut di atas dapat dikurangkan karena hanya aplikasi/utiliti yang terbatas digunakan, serta kerja pentadbiran komputer (administration) dikendalikan oleh sekumpulan pekerja pakar IT yang sedikit.
Terdapat berbagai kajian yang dilakukan terbatas biaya serta ke’dapatpakai’an Linux. Relevantive, (sebuah lembaga berpusat di Berlin, yang mengkhusus dalam rundingan lembaga tentang ke’dapatpakai’an program, serta servis web), telah membuat kesimpulan bahawa ke’dapatpakai’an Linux bagi pekerjaan dengan komputer “desktop” adalah hampir sama dengan Windows XP. Bagaimanapun, kajian oleh IDC (yang dibiayai oleh Microsoft) mengklaim bahwa Linux mempunyai biaya pemilikan (Total Cost of Ownership) yang lebih tinggi berbanding Windows.
Linux juga sering dikritik karena jadwal pembangunannya yang tidak dapat diduga. Secara langsung, menyebabkan pengguna Enterprise kurang selesa dengan Linux dibanding sistem pengoperasian lain (Sumber:Marcinkowski, 2003). Pilihan yang banyak dalam edaran Linux juga dikatakan mengelirukan konsumer, dan vendor program.
v  Instalasi
Proses pemasangan yang sukar sering-kali menjadi penghalang bagi pengguna baru, namun proses ini sekarang menjadi lebih mudah akhir akhir ini. Dengan penerimaan Linux oleh beberapa pengeluar PC (Komputer pribadi) terbesar, komputer yang disedia-pasang dengan edaran Linux dapat didapati. Ada juga edaran Linux yang dimana Linux di-boot secara terus dari Live CD tanpa perlu memasangnya ke dalam Hard Disk. Contoh-contoh edaran Linux berbentuk Live CD adalah Knoppix/Gnoppix dan Gentoo. Gambar ISO bagi CD untuk edaran Linux tersebut biasanya dapat dimuat turun dari Internet, ditulis ke CD, dan selanjutnya membootkan CD tersebut.
v  Konfigurasi
Konfigurasi bagi kebanyakan setting Linux seringkali perlu dilakukan menerusi penyuntingan berkas teks dalam direktori /etc. Terdapat juga utiliti seperti Linuxconf dan GNOME System Tools yang bertujuan memudahkan kerja ini dengan menyediakan antaramuka grafik. Namun baris arahan merupakan cara paling lazim digunakan.
v  Dukungan
Dukungan bagi Linux biasanya didapatkan menerusi peer(dalam konteks ini bermaksud rakan dalam talian) – pengguna Linux lain di dalam forum internet, newsgroup dan senarai mel. Kumpulan Pengguna Linux (LUG, Linux User Group) telah didirikan di sulurh dunia untuk membantu pengguna lokal, pengguna baru, dan pengguna berpengalaman. Bantuan termasuk pemasangan, penggunaan, penyelenggaraan serta menggalakkan perkembangan sistem Linux.
Pembekalan komersil bagi edaran Linux secara umumnya mengamalkan model perniagaan dengan menyediakan sokongan. Sokongan partai ketiga juga sudah tersedia.



v  Skala Usaha Pembangunan Linux
Sebuah studi (More Than a Gigabuck: Estimating GNU/Linux’s Size) Terhadap Red Hat Linux 7.1 menemukan bahwa edaran ini berisi 30 juta baris kode source (‘’source lines of code (SLOC)’’). Menggunakan model biaya COCOMO studi ini menunjukan bahwa edaran ini memerlukan waktu pengembangan sebanyak 8000 tahun, apabila software ini di kembangkan dengan cara proprietasi konvensional. Dan akan memakan sekitar 1.08 miliar dolar (dolar tahun 2000) untuk di kembangkan di Amerika Serikat.
Mayoritas dari kode (71%) ditulis dalam C, namun banyak bahasa lain digunakan, termasuk C++ shell scripts, Lisp, assembly language, Perl, Fortran dan Python.Sekitar setengah dari kodenya di lisensikan di bawah GPL.
Kernel Linux kernel mengandung 2.4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total, Menunjukan bahwa mayoritas dari edaran Linux terdiri dari kode yang tidak terkandung dalam Kernel Linux.
v  Lihat Kontroversi Penamaan GNU/Linux
Disebabkan utiliti-utiliti dari projek sistem pengoperasian bebas GNU – tanpa ini sistem Linux tidak akan menyerupai sistem Unix dalam perspektif pengguna – Richard Stallman dari GNU/FSF memohon agar kombinasi sistem (projek GNU dan kernel Linux), disebut sebagai “GNU/Linux”. Pengguna edaran Linux dari projek Debian lebih cenderung menggunakan nama tersebut. Kebanyakan pengguna lebih mudah menggunakan istilah “Linux”.
v  Tindakan Undang-undang (Litigasi)
Artikel utama: SCO Vs IBM Pada bulan Mac 2003, Kumpulan SCO (SCOG – SCO Group) telah mengeluarkan saman terbatasap IBM yang mengklaim bahwa IBM telah memasukkan sebesar dari bahan intelektual milik SCOG ke dalam kernel Linux, di mana ia merupakan pelanggaran terbatasap lisensi IBM untuk menggunakan UNIX. Lisensi tersebut dikatakan dipegang oleh Kumpulan SCO. Tambahan lagi, Kumpulan SCO juga telah mengirim surat kepada beberapa lembaga dan memberi amaran tentang penggunaan Linux tanpa lisensi dari kumpulan SCO akan menerima tindakan dari mereka. Kumpulan SCO juga mengeluarkan pernyataan pada media massa yang mereka akan menyaman pengguna Linux selanjutnya. Kontroversi ini telah mencetus beberapa kecaman oleh Kumpulan SCO terbatasap Novell, DaimlerChrysler, dan AutoZone, selain saman balik oleh Red Hat dan pihak lain terbatasap SCOG.
v  Era Pra 1990an
Era 1980-an merupakan akhir dari zaman keemasan komputer mini — komputer yang tidak secanggih “main-frame”, namun setiap sistem terdiri dari bongkahan besar. Nama-nama besar pada zaman tersebut, seperti “DEC – Digital Equipment Corp.”, “DG — Data General”, “HP — Hewlett Packard”, “Honeywell — Bull”, “Prime”, dan beberapa nama lainnya. Setiap komputer mini ini, dijalankan dengan sistem operasi tersendiri. Setiap sistem operasi ini tidak cocok (kompatibel) dengan sistem operasi dari sistem lainnya. Sebuah program yang dikembangkan pada sistem tertentu, belum tentu dengan mudah dapat dijalankan pada sistem lainnya.
Masalah ini mulai teratasi dengan sebuah sistem operasi yang lagi naik daun, yaitu UNIXTM. Sistem UNIX ini dapat dijalankan pada berbagai jenis komputer. Selain beroperasi pada komputer mini, UNIX pun dapat dioperasikan pada sebuah generasi komputer “super mikro”, yang berbasis prosesor 32 bit seperti Motorola MC68000. Ya: pada waktu itu, Motorola belum terkenal sebagai produser Hand Phone!
Sistem berbasis UNIX pertama di Universitas Indonesia (1983) ialah komputer “Dual 83/20″ dengan sistem operasi UNIX versi 7, memori 1 Mbyte, serta disk (8″) dengan kapasitas 20 Mbytes. Sistem tersebut tentunya sangat “terbatas” dibandingkan komputer zaman sekarang. Namun, penelitian dengan memanfaatkan komputer tersebut, menghasilkan puluhan sarjana S1 UI. Tema penelitian S1 pada saat tersebut berkisar dalam bidang jaringan komputer, seperti pengembangan email (PESAN), alih berkas (MIKAS), porting UUCP, X.25, LAN ethernet, network printer server, dan lainnya. Komputer “Dual 83/20″ ini, kemudian lebih dikenal dengan nama “INDOGTW” (Indonesian Gateway), karena pada akhir tahun 1980-an digunakan “dedicated email” server ke luar negeri. Sistem INDOGTW ini beroperasi non-stop 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Fungsi riset sistem tersebut di atas, digantikan oleh komputer baru “INDOVAX”, yaitu DEC VAX-11/750 dengan sistem unix 4.X BSD dengan memori 2 Mbytes, serta disk 300 Mbytes. Pada waktu itu, sanga lazim menamakan satu-satunya VAX pada setiap institusi, dengan akhiran “VAX”. Contohnya: UCBVAX (Universitas Berkley), UNRVAX (Universitas Nevada Reno), DECVAX (DEC), ROSEVAX (Rosemount Inc), MCVAX (Amsterdam). Sistem ini pun kembali menghasilkan puluhan sarjana S1 UI untuk berbagai penelitian seperti rancangan VLSI, X.400, dan sejenisnya.
Untuk mewadahi para pengguna dan penggemar UNIX yang mulai berkembang ini, dibentuk sebuah Kelompok Pengguna Unix (Unix Users Group) yaitu INDONIX. Kelompok yang dimotori oleh bapak “Didik” Partono Rudiarto (kini pimpinan INIXINDO) ini melakukan pertemuan secara teratur setiap bulan. Setiap pertemuan ini akan diisi dengan ceramah kiat dan trik UNIX, serta sebuah diskusi/ tanya-jawab.
Komputer mini — yang UNIX mau pun yang bukan — dominan hingga pertengahan tahun 1980-an. Komputer Personal (PC) masih sangat terbatas, baik kemampuannya, mau pun populasinya. Bahkan hingga akhir 1980-an, PC masih dapat dikatakan merupakan benda “langka” dan “mewah”. Semenjak pertengahan 1980-an, muncul sistem komputer “super-mikro” berbasis prosesor Motorola MC68000 dan sistem operasi Unix. Sejalan dengan ini, juga muncul PC/AT berbasis prosesor Intel 80286 dan 80386 dengan sistem operasi XENIX/SCO UNIX.
Kehadiran prosesor Intel 80286 (lalu 80386) telah mendorong pengembangan sistem operasi dengan nama “XENIX”. Harga sistem yang relatif murah, berakibat kenaikan populasi sistem Unix yang cukup signifikan di Indonesia. Aplikasi yang populer untuk sistem ini ialah sistem basis data Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Pada awalnya, setiap sistem operasi Unix dilengkapi dengan kode sumber (source code). Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk negara non-US (terutama non Eropa) akibat regulasi ekspor US. Sebagai alternatif Prof. Andrew S. Tanenbaum dari VU (Belanda) mengedarkan sebuah sistem Operasi sederhana dengan nama “MINIX” (Mini Unix). Titik berat arah pengembangan MINIX ialah sesederhana mungkin agar dapat dipelajari dengan mudah dalam satu semester. Program Studi Ilmu Komputer Universitas Indonesia, tercatat pernah membeli source code MINIX dua kali, yaitu versi 1.2 (1987) dan versi 1.5 (1999).
Sebagai penunjang mata kuliah Sistem Operasi, telah hadir MINIX (Mini Unix) yang bahkan dapat dijalankan pada PC biasa tanpa HardDisk! Namun, MINIX memiliki dua keterbatasan bawaan. Pertama, dititik-beratkan agar mudah dipelajari untuk keperluan pendidikan. Akibatnya, dengan sengaja tidak dibuat canggih dan rumit. Kedua, (pada awalnya) MINIX harus dibeli dengan harga lebih dari USD 100 per paket. Harga ini tidak dapat dikatakan murah bahkan untuk ukuran kantong mahasiswa di luar negeri. Namun, MINIX telah digunakan di Program Studi Ilmu Komputer Universitas Indonesia FUSILKOM UI, FakUltas ILmu KOMputer UI) sebagai bagian dari kuliah sistem operasi menjelang akhir tahun 1990an.
Besar kemungkinan, siapa pun pengguna MINIX saat itu (termasuk penulis), pernah memiliki angan-angan untuk merancang sebuah kernel “idaman” pengganti MINIX yang dapat — “dioprek”, “dipercanggih”, dan “didistribusikan” — secara bebas. Tidak heran, Linus B. Torvalds mendapat sambutan hangat ketika tahun 1991 mengumumkan kehadiran sebuah kernel “idaman” melalui buletin USENET News “comp.os.minix”. Kernel ini kemudian lebih dikenal dengan nama Linux. Namun, Linux tidak langsung mendapatkan perhatian di UI.
v  Era 1990an
Belum jelas, siapa yang pertama kali membawa Linux ke Indonesia. Namun, yang pertama kali mengumumkan secara publik (melalui milis pau-mikro) ialah Paulus Suryono Adisoemarta dari Texas, USA, yang secara akrab dipanggil Bung Yono. Ketika 1992, bung Yono berkunjung ke Indonesia membawa distro SoftLanding System (SLS) dalam beberapa keping disket. Kernel Linux pada distro tersebut masih revisi 0.9X (alpha testing), dengan kemampuan dukungan jaringan yang sangat terbatas. Pada awal tahun 1990-an, kisaran harga sebuah ethernet board ialah USD 500; padahal dengan kinerja yang jauh dibawah board yang sekarang biasa berharga USD 5.-. Dengan harga semahal itu, dapat dimaklumi, jika masih jarang ada pengembang LINUX yang berkesempatan untuk mengembangkan driver ethernet.
Perioda 1992-1994 merupakan masa yang vakum. Secara sporadis, terdengar ada yang mendiskusikan “Linux”, namun terbatas pada uji coba. Kernel Linux 1.0 keluar pada tahun 1994. Salah satu distro yang masuk ke Indonesia pada tahun tersebut ialah Slackware (kernel 1.0.. Distro tersebut cukup lengkap dan stabil sehingga merangsang tumbuhnya sebuah komunitas GNU/ Linux di lingkungan Universitas Indonesia. Pada umumnya, PC menggunakan prosesor 386 dan 486, dengan memori antara 4-8 Mbytes, dan hardisk 40 – 100 Mbyte. Biasanya hardisk tersebut dibuat “dual boot”, yaitu dapat dalam mode DOS atau pun Linux.
Slackware menjadi populer dikalangan para mahasiswa UI, karena pada waktu itu merupakan satu-satunya distribusi yang ada . Banyak hal-hal baru yang “dioprek”/ “setup”. Umpama: yang pertama kali men-setup X11R4 Linux di UI ialah Ivan S. Chandra (1994).
Tahun 1994 merupakan tahun penuh berkah. Tiga penyelenggara Internet sekali gus mulai beroperasi: IPTEKnet, INDOnet, dan RADnet. Pada tahun berikutnya (1995), telah tercatat beberapa institusi/ organisasi mulai mengoperasikan GNU/Linux sebagai “production system”, seperti BPPT (mimo.bppt.go.id), IndoInternet (kakitiga.indo.net.id), Sustainable Development Network (www.sdn.or.id dan sangam.sdn.or.id), dan Universitas Indonesia (haur.cs.ui.ac.id). Umpamanya, Sustainable Development Network Indonesia (sekarang diubah menjadi Sustainable Debian Network) menggunakan distribusi Slackware (kernel 1.0.9) pada mesin 486 33Mhz, 16 Mbyte RAM, 1 Gbyte disk. Namun sekarang, situs tersebut numpang webhost di IndoInternet.
Kehadiran internet di Indonesia merangsang tumbuhnya sebuah industri baru, yang dimotori oleh para enterpreneur muda. Mengingat GNU/ Linux merupakan salah satu pendukung dari Industri baru tersebut, tidak dapat disangkal bahwa ini merupakan faktor yang cukup menentukan perkembangan GNU/Linux di Indonesia. Selama perioda 1995-1997, GNU/Linux secara perlahan mulai menyebar ke seluruh pelosok Indonesia. Bahkan krismon 1997 pun tidak dapat menghentikan penyebaran ini.